Iklan Halaman Depan

Wednesday, March 23, 2022

Sekuat Apakah Manusia Mampu Menahan Kejutan atau Setruman Listrik?

Tersengat listrik dengan ambang tertentu dapat membahayakan jiwa manusia.

Namun daripada hanya melarang saja, alangkah baiknya dapat memberikan informasi tambahan yang memberikan manfaat untuk anak supaya dapat terhindar dari permasalahan bahaya listrik seperti ini. Mudah-mudahan artikel di halaman ini dapat membantu untuk memberikan manfaat untuk keluarga maupun orang-orang terdekat anda.

Bahaya sengatan listrik

Mengapakah Bisa Kesetrum?
Jika kita memperhatikan secara teliti seekor burung yang sedang bertengger di suatu penampang kawat listrik serta kelihatan aman. Burung tersebut tidak kesetrum. Hal ini karena hanya mengalami satu anggota badan saja yang mengalami sentuhan kawat listrik. Tidak ada anggota tubuh lain yang menyentuh bagian lain sehingga kondisi ini tidak mengalami kejadian perbedaan potensial maupun muncul aliran listrik yang melewati tubuh burung itu. Karena itu burung tidak mengalami masalah kesetrum meskipun kondisi kaki telah menempel di penampang kawat listrik. Selain itu untuk kaki burung pun terdapat suatu lapisan lilin yang memiliki fungsi sebagai isolator.


Apa Dampak Kesetrum?
Hal yang sangat dirasakan yaitu bagian otot yang tersengat listrik akan terasa sangat pegal, panas ataupun kesemutan. Ini merupakan hal yang sangat umum terjadi apabila seorang manusia yang kesetrum dengan waktu yang mungkin beberapa milidetik serta kemudian dapat melepaskan diri.

Apabila lebih dari hal itu, yakni dengan hitungan detik, maka akan sangat mungkin dapat menyebabkan masalah gangguan jantung serta akibatnya dapat fatal yakni masalah kematian.

Pertanyaan dari seorang anak yang mungkin muncul yaitu: masalah setrum ada di bagian mana saja ya?

Mari simak lebih lanjut...


Dimana Saja Terdapat Setrum?
Sebenarnya semua peralatan yang memakai energi listrik tentunya ada setrumannya. Battery juga bisa nyetrum. Pertanyaannya, di tingkat berapakah manusia merasakan setruman listrik?


Batasan Maksimal untuk Tegangan Listrik yang Tidak Berbahaya terhadap Tubuh
Batas maksimal tegangan dianggap masih belum membahayakan terhadap manusia yaitu 50V. Menurut IEC60479, IEC 449, serta Persyaratan Umum Instalasi Listrik tahun 2000 (PUIL 2000) batas atas dari rentang tegangan yakni 50 Volt.

Darimana angka ini berasal?

Rata-rata hambatan yang ada di dalam tubuh manusia yakni 1000 Ohm. Arus listrik maksimal dianggap sangat aman untuk dapat melewati kondisi tubuh manusia yaitu 50mA. Maka menurut hukum Ohm:

V    = I.R
      = 50mA x 1000 Ohm 
      = 50Volt.

Keterangan:
V (tegangan)
I (arus)
R (hambatan tubuh)


Jadi kondisi tubuh manusia akan merasakan suatu pengaruh tegangan listrik yaitu di atas 50V. Karena itulah tegangan aki (accumulator/accu) nilainya 12V tidak akan dirasakan menyengat ketika sedang tersentuh oleh tangan (meskipun sangat disarankan agar menghindari sentuhan secara langsung ke terminal accumulator). Tegangan battery kering yang nilainya 9V tidak akan berpengaruh sesuatu hal terhadap tubuh manusia.


Bagaimana Jika Tegangan diatas 50V?
Tegangan listrik yang telah disuplai dari PLN untuk perumahan yaitu 220V. Apabila kita telah menyentuh tegangan yang nilainya sebesar ini, maka untuk arus listrik yang telah mengalir yaitu:

I   = V / R 
    = 220V / 1000 Ohm
    = 220mA.

Keterangan:
I = arus
V = tegangan
R = hambatan tubuh

Arus yang mengalir sebesar 220mA yang sedang melewati tubuh dapat berakibat fatal apabila durasi yang dialami melewati beberapa detik.

Lihat ilustrasi seperti gambar berikut ini :

Grafik Pengaruh Arus Listrik terhadap Tubuh.


Organ tubuh yang sangat rentan oleh pengaruh aliran listrik yaitu jantung. Dari gambar yang ada di atas terdapat empat bagian atau daerah dari reaksi tubuh ketika sedang terkena sengatan aliran listrik, yaitu:

Area 1 (0,1 sd 0,5mA)
Organ jantung tidak akan terjadi terpengaruh sama sekali, bahkan untuk jangka waktu yang lama.

Area 2 (0,5 sd 10 mA)
Organ jantung akan bereaksi serta rasa kesemutan akan muncul di bagian permukaan kulit. Di atas 10mA hingga 200mA, maka jantung tahan hingga jangka waktu singkat yaitu maksimal hanya 2 detik saja.

Area 3 (200 sd 500mA)
Organ jantung yang merasakan kondisi sengatan kuat serta terasa sakit. Apabila telah melewati waktu 0,5 detik, maka hal ini termasuk ke area yang sangat berbahaya.

Area 4 (di atas 500mA)
Organ jantung akan rusak serta dengan cara permanen bisa merusak sistem kondisi peredaran darah bahkan dapat menyebabkan kematian.

Untuk batas kekuatan manusia yang dapat menahan setruman yaitu 200mA dengan durasi waktu 2 detik. Karena itu perlu dipahami, apabila kita tersengat listrik pada tegangan 220V, maka untuk aliran listrik yang telah melewati pada tubuh tersebut akan sangat berbahaya.


Poin Yang Harus Diperhatikan Agar Mencegah Tersengat Listrik
Seperti yang telah dijelaskan di artikel sebelumnya, maka kesetrum yang terjadi karena terdapat aliran listrik yang akan mengalir lewat tubuh makhluk hidup. Karena aliran listriklah yang akan mempengaruhi kondisi tubuh makhluk hidup.

Karena itu, kunci agar dapat mencegah terjadinya sengatan listrik yaitu dengan cara menghindari aliran listrik yang akan mengalir lewat tubuh. Karena itu maka pakailah bahan jenis isolator ketika sedang beraktifitas dengan berbagai peralatan listrik yang memiliki potensi dapat menyebabkan masalah kesetrum. Contohnya yaitu sepatu karet, , sarung tangan karet, sandal karet ataupun alas karet.


Alat Proteksi Yang Mampu Mencegah Masalah Bahaya Yang Lebih Lanjut Akibat Kesetrum
MCB (Miniature Circuit Breaker) yang sebelumnya pernah di artikel lain. MCB tidak memiliki fungsi proteksi menjadi pemutus aliran arus listrik ketika terjadi peristiwa masalah kesetrum. MCB hanya memiliki fungsi sebagai alat proteksi dari beban lebih (Overload) serta terkait Short-Circuit (Over-Current).

Alat proteksi yang memiliki fungsi terkait proteksi terhadap hal seperti ini telah dikenal dengan Earth Leakage Circuit Breaker (ELCB). Peristiwa kesetrum yang dideteksi oleh peralatan ELCB sebagai suatu aliran dari masalah arus bocor dari suatu rangkaian penghantar listrik. Karena itu untuk aliran listrik akan secara langsung yang akan diputus oleh ELCB. Sehingga peristiwa masalah kesetrum tidak akan terjadi yang lebih lama.

ELCB Single Phase

Besarnya masalah arus bocor yang akan dideteksi yaitu 30mA. ELCB ini umumnya akan dipasangkan bersamaan dengan MCB agar dapat melengkapi terkait system proteksi di instalasi listrik. Pembahasan lebih lanjut terakait ELCB seperti ini akan dijelaskan di artikel berikutnya.

BERITA LENGKAP DI HALAMAN BERIKUTNYA

Halaman Berikutnya