Iklan Halaman Depan

Friday, March 11, 2022

Apakah Hubung Singkat Arus Listrik atau Konslet Listrik Tidak Berbahaya? Inilah Penjelasannya

Hubung Singkat Arus Listrik (Korseleting Listrik) Sangat Sering Dihubungkan dengan Penyebab Kebakaran
Kita sangat sering mendengar suatu peristiwa kebakaran yang terjadi, maka penyebabnya utamanya karena masalah hubungan singkat arus listrik. Ada pula istilah lainnya yaitu hubungan arus pendek pada listrik ataupun korsleting. Mungkin sangat banyak diantara kita yang masih belum memahami hal apa saja yang maksudnya beberapa istilah seperti ini? Mengapa disebarkan terkait hubungan arus pendek, dan apakah ada hubungan arus panjang? Apakah hubung yang singkat ini sangat berbahaya?




Mudah-mudahan terkait penjelasan yang akan diberikan dapat memberikan manfaat untuk dapat menambah pengetahuan kita bersama.


Istilah-Istilah Terkait Hubung Singkat Arus Listrik
Istilah di bahasa Inggris yaitu “Short Circuit” ataupun dalam bahasa Belanda yaitu “Korstluiting”. Karena itu muncullah istilah konslet, korslet, ataupun korsleting, seperti yang umumnya dipakai sehar-hari. Karena hubung singkat seperti ini dapat menimbulkan arus listrik yang begitu besar, maka adapun yang memakai istilah lain yaitu hubung singkat arus listrik.

Secara teknis, untuk masalah hubung singkat yaitu suatu gangguan yang telah terjadi di sistem kelistrikan yang dimana terdapat 2 konduktor atau penghantar yang mempunyai beda potensial tegangan yang terhubung dengan suatu kondisi hambatan listrik yang sangat rendah sehingga muncul arus listrik yang sangat besar.

Untuk dapat memahaminya, maka kita harus mengetahui dari konsep dasar terkait arus listrik terlebih dahulu.


Sifat Arus Listrik
Apabila sumber tenaga listrik yang memiliki tegangan yang dihubungkan ke dalam suatu beban listrik pada suatu rangkaian tertutup, maka akan muncul arus listrik yang akan mengalir di sepanjang rangkaian itu. Lebih jelasnya bisa dilihat di gambar berikut ini:



Lampu menyala di kondisi rangkaian tertutup. Apabila rangkaian diputus maka untuk arus listrik tidak mengalir dan lampu pun akan mati.




Hukum Ohm
Berapa arus listrik yang muncul di rangkaian tersebut di atas?

Perlu dicatat bahwa untuk beban listrik (contoh yang ada di atas yaitu lampu) mempunyai hambatan ataupun impedansi. Hubungan antara tegangan (yakni yang asalnya dari sumber tenaga listrik), maka arus listrik maupun impedansi dapat digambarkan ke dalam hukum Ohm seperti berikut ini:



Jika “I” merupakan simbol untuk arus listrik, maka “V” merupakan tegangan serta “R” merupakan hambatan (Resistance) ataupun impedansi. Maka bisa dikatakan bahwa untuk besar arus didapat dari tegangan yang dibagi dengan suatu hambatannya.

Jadi misalnya untuk tegangan 220 Volt yang telah dihubungkan dengan suatu beban listrik yang mempunyai hambatan misalnya saja 2200 Ohm. Maka untuk besar arus listriknya adalah:

I = 220/2200 = 0,1 A (A=Ampere)


Bagaimana Hubung Singkat Bisa Terjadi
Seperti penjelasan yang di awal, maka hubung singkat merupakan suatu gangguan yang telah terjadi di sistem instalasi kelistrikan yang dimana terdapat 2 penghantar yang mempunyai beda potensial tegangan yang terhubung dengan suatu kondisi hambatan listrik yang sangat rendah sehingga muncul arus listrik yang sangat besar.

Gambarannya seperti ini :



Berapa nilai arusnya?

Untuk rangkaian seperti ini, maka hambatannya (R) hanya terdapat di penghantar serta nilainya paling kecil, mungkin nilainya hampir mendekati nol. Jika diasumsikan nilainya yaitu sekitar 0,01 Ohm, maka untuk besar arus akan menjadi:

I = 220/0,01 = 22000 A atau 22kA.

Ini merupakan nilai arus paling besar yang akan mengaliri penghantar, melebihi dari kemampuan hantar arus pada kawat penghantar tersebut.


Bahaya Hubung Singkat Arus Listrik
Apabila penghantar ataupun kabel listrik yang memiliki Kuat Hantar Arus (KHA) yang nilainya tidak lebih dari 50A maka akan dialiri arus sebesar nilai 22kA dengan waktu beberapa detik. Untuk hal ini maka akan muncul suatu kerusakan yang terjadi di kawat penghantar tersebut.

Nilai arus dari hubung singkat yang nilainya sebesar itu dapat menimbulkan suatu panas yang dapat melelehkan lapisan isolasi serta dapat membuat logam konduktor menjadi panas membara sebelum kondisinya meleleh juga. Akibat sangat buruk, dengan kondisi tertentu, yaitu munculnya api.

Jadi jika ada yang menyebutkan bahwa masalah hubung singkat arus listrik tidak memberi dampak bahaya terhadap suatu instalasi listrik. Maka bisa dikatakan bahwa hal seperti itu merupakan pernyataan yang salah.


Proteksi Hubung Singkat Arus Listrik
Menimbang akan dampaknya, maka arus hubung singkat yang seperti itu diharuskan untuk segera diputus sesegera mungkin. Karena itulah fungsi MCB (Miniature Circuit Breaker) yang dipasang pada suatu rangkaian instalasi listrik sebagai suatu alat proteksi ataupun pengaman dari suatu gangguan hubung singkat seperti ini.

MCB memiliki komponen yang dapat mendeteksi terdapat arus hubung singkat serta untuk melakukan pemutusan dari rangkaian listriknya sehingga suatu arus hubung singkat tidak akan membahayakan peralatan rangkaian instalasi listrik.

Karena fungsinya yang paling penting ini maka harus dipastikan MCB yang telah terpasang harus memiliki kualitas yang bagus. Penjelasan terkait MCB bisa dilihat di artikel berikutnya yaitu “MCB sebagai alat Proteksi Instalasi Listrik”


Mengapa Hubung Singkat Dapat Terjadi?
Suatu pertanyaan yang kemungkinan sering muncul yaitu bagaimana hubung singkat bisa terjadi?

Secara umum masalah hubung singkat terjadi ketika dua kawat penghantar yang memiliki tegangan telah terhubung dengan suatu impedansi yang sangat rendah. 

Kemungkinan penyebabnya antara lain:
Isolasi penghantar yang telah terkelupas ataupun kondisi buruk. Penghantar tanpa isolasi yang terkena air serta saling terhubung dengan kawat penghantar lainnya. Perlu dicatat bahwa kondisi air dengan kuantitas tertentu bisa menjadi konduktor ya. Jadi hindari genangan air yang terdapat kawat atau kabel listrik di sekitarnya.

BERITA LENGKAP DI HALAMAN BERIKUTNYA

Halaman Berikutnya