Iklan Halaman Depan

Friday, February 18, 2022

Solusi Mengatasi Flashdisk yang Tidak Terbaca di Komputer

Flashdisk merupakan suatu benda kecil yang sangat praktis dipakai sebagai alat menyimpan data serta paling mudah dibawa kemana pun. Akan tetapi, bagaimana jadinya apabila USB flashdisk itu tidak terbaca ketika menghubungkannya ke perangkat laptop ataupun komputer? Sementara seluruh file data penting terdapat di dalamnya serta masih belum sempat untuk dilakukan pemindahan data tersebut?



Beberapa penyebab yang sering terjadi apabila flashdisk menajdi tidak terbaca di perangkat laptop, komputer ataupun PC antara lain yaitu:
  • Mencabut Flashdisk langsung tanpa eject di komputer atau laptop.
  • Proses format yang dilakukan tidak tuntas pun bisa membuat flashdisk menjadi tidak terdeteksi.
  • Terlalu lama mencolokkan flashdisk ke perangkat komputer, laptop ataupun perangkat lainnya. Misalnya menghubungkan perangkat flashdisk berhari-hari di TV, DVD, dsb.
  • Benturan yang keras, terjatuh, tertekan, atau terendam air.
  • Port USB komputer atau laptop yang tidak lagi berfungsi.


  • Dari semua penyebab yang terjadi di atas, maka terdapat beberapa hal yang dapat diperbaiki lewat bantuan software yang paling mudah untuk dapat dilakukan. Akan tetapi terdapat pula yang mesti diperbaiki hardwarenya. Di halaman ini maka akan dibahas keduanya.


    Berikut ini merupakan cara untuk memperbaiki serta untuk mengatasi flashdisk yang tidak lagi terbaca di perangkat komputer, laptop ataupun PC.

    1. Cek Flashdisk Pada Disk Management
    Hubungkanlah flashdisk yang tidak dapat terbaca di perangkat laptop ataupun komputer yang memakai sistem Windows 7, 8 ataupun 10. Lalu bukalah disk management di sistem dengan cara menekan tombol keyboard yaitu Windows + R, kemudian ketiklah diskmgmt.msc lalu tekanlah Enter.

    Sesudah jendela Disk Management terbuka, maka lihatlah adakah disk yang berjenis Removable di lokasi itu? Akan tetapi sebelumnya, maka pastikanlah hanya mencolokkan 1 buah flashdisk di perangkat komputer. Hal ini karena apabila mencolokkan lebih dari 1 flashdisk, maka dapat membingungkan ketika melakukan deteksi flashdisk mana yang bermasalah.

    Sesudah anda melihat terdapat disk berjenis Removable, kliklah kanan di disk itu kemudian kliklah Change Drive Letter and Paths. Lalu kliklah Add kemudian pilihlah Assign the following drive letter. Sesudah itu pilihlah yang dimana akan meletakkan perangkat flashdisk itu. Pastikanlah kita telah memilih huruf yang masih belum dipakai oleh drive yang lainnya.

    Seharusnya flashdisk telah dapat terbaca dengan kondisi file data yang masih utuh di dalamnya. Silahkan periksa pada aplikasi File Explorer.

    Apabila tidak ada disk berjenis Removable yang di lokasi tersebut, maka flashdisk tidak akan terbaca di disk management. Sehingga kita perlu melakukan langkah berikutnya yakni reinstall driver di device manager.


    2. Reinstall Driver di Device Manager
    Bukalah device manager dengan menekan tombol pada keyboar yaitu Windows + R di keyboard kemudian ketiklah devmgmt.msc lalu tekanlah Enter.

    Lihatlah di bagian Universal Serial Bus Controllers lalu periksalah apakah ditemukan USB Mass Storage Device di lokasi tersebut. Apabila tidak terdeteksi di langkah pertama, maka umumnya ada suatu masalah di driver USB Mass Storage Device. Hal ini ditandai dengan adanya tanda seru yang berwarna kuning ataupun berwarna panah hitam atau juga lainnya.

    Kliklah kanan di USB Mass Storage Device lalu kliklah uninstall device kemudian klik uninstall. Sesudah itu cabutlah flashdisk tersebut lalu tancapkanlah kembali flashdisk tersebut ke perangkat komputer ataupun laptop. Maka akan secara otomatis laptop melakukan install kembali driver terhadap flashdisk tersebut.

    Apabila kendalanya di driver, maka semestinya langkah nomor 2 dapat mengatasi masalah flashdisk yang tidak terbaca menjadi kondisi awal yaitu terbaca di sistem file explorer. Namun apabila USB Mass Storage Device tidak ditemukan di sistem device manager artinya flashdisk itu tidak tersambung dengan perangkat komputer. Maka kita perlu lanjutkan ke tahap 3.


    3. Pindahkanlah Flashdisk yang Tak Terbaca di Port USB Berbeda
    Lepaslah flashdisk kemudian pindahkanlah di port USB lain di perangkat komputer ataupun laptop yang jenisnya sama. Lalu lihatlah apakah flashdisk telah terdeteksi di sistem komputer tersebut. Hal seperti ini dilakukan agar dapat memeriksa kemungkinan dari port USB yang telah rusak.

    Apabila anda memakai kabel USB ataupun kabel USB HUB yang memiliki port banyak, untuk hal ini jangan dilakukan. Sebaiknya hubungkanlah langsung di port yang terdapat di laptop atau komputer.

    Apabila masih belum terdeteksi di langkah 3. Silahkan dilanjutkan ke tahap berikutnya.


    4. Gunakan Laptop atau Komputer Lain
    Hubungkanlah flashdisk di komputer lainnya agar dapat memeriksa flashdisk tersebut. Apabila masih belum terdeteksi juga, itu artinya flashdisk telah rusak di perangkat hardware. Kita tidak dapat memperbaikinya hanya menggunakan software yang terdapat di perangkat komputer. Hal ini karena telah tidak dapat terkoneksi ke perangkat flashdisk tersebut.

    Solusinya yaitu dengan membongkar flashdisk, lalu melihat kondisi kerusakannya yang terlihat. Apabila kita mempuyai kemampuan khusus untuk hal elektronika, maka dapat dicoba untuk selanjutnya ke tahap 5. Akan tetapi apabila tidak tidak memiliki keahlian itu, maka sebaiknya diserahkan langsung ke ahli teknisi komputer agar dapat menyelamatkan seluruh data yang di dalamnya.


    5. Bongkar Fisik Flashdisk
    Flashdisk yang tidak bisa terdeteksi sama sekali umumnya yang disebabkan karena masalah solderan yang telah patah di sisi 4 pin konektor USB ataupun bagian sekring yang telah putus. Dua masalah itu yaitu masalah yang sangat sering terjadi.

    Kita dapat memeriksa memakai alat avometer di setiap pin agar dapat mengetahui kondisi pin konektor tidak tersambung. Begitu pua di bagian sekring, maka bisa memakai alat avometer agar dapat mengecek apakah kondisi sekring telah terputus.

    Nah, agar dapat memperbaiki karena masalah pin konektor telah patah maka dapat disolder ulang sampai tersambung. Sedangkan untuk sekring putus maka sebaiknya memakai kabel jumper agar dapat menyembungkannya kembali.

    Akan tetapi apabila kerusakan di flashdisk telah sangat parah namun masih ingin menyelamatkan beberapa data penting yang ada di dalamnya, maka memori di flashdisk tersebut bisa dibaca menggunakan NAND reader ataupun dapat dipindahkan di perangkat flashdisk baru berjenis yang sama. Cara tersebut memerlukan alat serta keahlian elektro yang mahir.

    Sesudah mengetahui cara untuk mengatasi flashdisk yang sudah tidak terbaca. Maka selanjutnya juga harus dapat mengetahui bagaimana langkah untuk dapat menghindari supaya flashdisk tidak cepat rusak serta masih tetap terbaca.

    Berikut ini adalah tips agar dapat menghindari beberapa masalah yang sangat sering terjadi di flashdisk:
  • Selalu eject flashdisk sebelum anda melakukan pencabutan dari perangkat komputer/laptop.
  • Tunggulah proses hingga selesai ketika flashdisk melakukan proses copy, atau menyimpan data maupun melakukan format data supaya tidak corupt.
  • Hindari daya yang tidak stabil ataupun kondisi listrik padam ketika proses transfer data sedang berlangsung.
  • Jangan hubungkan FD dengan waktu yang begitu lama di device seperti menghubungkan ke TV berhari-hari atau sebagainya.
  • Hindari FD terbentur, seperti jatuh ataupun terendam air karena hal ini bisa merusak kondisi hardware FD tersebut.


  • Itulah penyebab, dan cara untuk menghindari serta untuk dapat mengatasi perangkat flashdisk yang tidak lagi terbaca di laptop ataupun di komputer.

    BERITA LENGKAP DI HALAMAN BERIKUTNYA

    Halaman Berikutnya