Iklan Halaman Depan

Sunday, February 6, 2022

Cara Install Ulang Windows 7 Khusus Pemula (Panduan Bergambar)

Windows 7 adalah suatu sistem operasi yang telah dirilis di tahun 2009 serta sekarang telah kadaluarsa. Hal ini karena tidak lagi disupport dari Microsoft. Sejak Januari 2020, maka Microsoft tidak akan lagi memberi update terkait fitur ataupun fitur pembaruan keamanan terkait sistem operasi ini. Oleh sebab itu, apabila laptop ataupun komputer memungkinkan terkait upgrade OS ke sistem Windows 10 sangat disarankan untuk install Windows 10. Akan tetapi, anda masih dapat memakai sistem operasi Windows 7 dengan tingkat resiko OS seperti ini yang akan menjadi lebih rentan dari virus maupun malware.

Virus maupun malware adalah hal yang paling menjengkelkan. Hal ini karena bisa menyebabkan kondisi laptop menjadi lambat, lemot bahkan dapat merusak sistem data serta mencuri data anda. Kebanyakan orang akan menjadi lebih nyaman untuk melakukan install ulang laptop agar menjadi lebih bersih. Oleh sebab itu, disini akan dibahas cara untuk melakukan instal ulang Windows 7 beserta panduan lengkap dengan gambar mulai awal sampai selesai.

Syarat minimum hardware yang dimiliki untuk install Windows 7:
- Processor: ≥ 1 GHz untuk 32-bit (x86) maupun 64-bit (x64).
- RAM: ≥ 1 GB untuk 32-bit, sedangkan ≥ 2 GB untuk 64-bit.
- Hardisk: ≥ 16 GB untuk 32-bit, sedangkan ≥ 20 GB untuk 64-bit.

Di tutorial halaman ini, maka kita akan menginstal sistem windows 7 menggunakan flashdisk ataupun CD/DVD. Jadi anda dapat memilih salah satu yang sangat sesuai dengan kapasitas hardware yang dimiliki anda. Cara install sistem Windows 7 64 bit maupun 32 bit yaitu sama, dan tidak akan ada perbedaan antara keduanya ketika proses instalasi.

Berikut ini yaitu cara melakukan install sistem Windows 7 maupun install ulang dengan bantuan flashdisk ataupun CD/DVD di perangkat laptop, PC maupun komputer.


1. Siapkanlah kepingan CD/DVD ataupun Flashdisk Windows 7
Untuk menginstall sistem operasi windows 7 terdapat 2 langkah yakni instal menggunakan DVD serta instal memakai USB flashdisk. Apabila anda mempunyai DVD Windows 7, maka silahkan untuk melanjutkan ke tahap 2. Apabila tidak ada, maka anda dapat memakai flashdisk memiliki kapasitas 4 GB yang beerisi di dalamnya dengan bootable Win 7.

Cara buat bootable sistem operasi Windows 7 menggunakan  rufus
Downloadlah rufus lalu bukalah aplikasi rufus tersebut. Kemudian, tancapkanlah USB flashdisk ke perangkat.

Pada Device, maka pilihlah flashdisk yang diinginkan. Kemudian, klik Select untuk dapat memilih file pada ISO Windows 7 yang dimiliki. Kemudian di volume label, maka isikanlah nama flashdisk yang sesuai dengan keinginan kita. Kemudian klik Start. Kemudian akan muncul warning, klik OK agar proses dimulai untuk membuat bootable.

Flashdisk akan diformat, jadi jika sebelumnya anda mempunyai file yang ada di dalam flashdisk tersebut, maka pindahkanlah terlebih dahulu. Proses tersebut berjalan sekitar 5 menit yang sesuai dengan kecepatan laptop ataupun komputer anda.

Setelah itu flashdisk siap dipakai melakukan instal sistem operasi Windows 7.

Pasanglah DVD Win 7 kita apabila memakai DVD ataupun dicolokkan USB flashdisk ke sistem Windows kita apabila memakai flashdisk di laptop ataupun komputer yang hendak diinstall.


2. Ubah Pengaturan Prioritas Boot di BIOS
Restart komputer ataupun laptop anda kemudian segera menekan tombol ESC ataupun F2 ataupun DEL yang ada di keyboard. Tombol yang ditekan akan berbeda-beda untuk setiap merek, seperti ACER, HP, ASUS, dan lainnya.

Sesudah berhasil masuk ke sistem BIOS, bukalah menu BOOT pada sistem BIOS. Setiap BIOS mempunyai tampilan menu yang berbeda-beda, silahkanlah dibaca dengan petunjuk BIOS yang dimiliki di bawah tampilan layar ataupun di samping layar. Contoh untuk tutorial seperti ini, maka saya memakai sistem BIOS Phoenix. Untuk dapat masuk ke sistem menu BOOT, maka kita menekan arah kanan di tombol keyboard.

Ubah boot pertama jadi Removable Devices apabila akan memakai flashdisk, ataupun diubah menjadi CD-ROM Drive apabila mau memakai DVD. Caranya bisa dibaca di bagian samping layar yakni arahkan ke Removable Devices kemudian tekan tombol pada keyboar + agar dapat mengubah posisi ke bagian atas.



Tekanlah tombol F10 untuk melakukan penyimpanan dan untuk merestart perangkat komputer ataupun laptop.


3. Memulai Install Windows 7
Tekan enter ketika muncul tampilan bertulisan “Press any key to boot from CD or DVD…”



Ubahlah Time and currency format jadi Indonesia. Lalu klik Next.



Klik Install Now agar dapat memulai proses sistem instalasi. Di tutorial ini maka kita akan melakukan install sistem operasi Windows 7 ultimate 64-bit. Kemudian, klik I accept dan pilih Next agar melanjutkan persetujuan License Terms.

Selanjutnya, disini akan dilanjutkan proses clean install. Sehingga pilihlah Custom (advanced).


4. Membuat dan Membagi Partisi di Hardisk
Pada tahap ini terdapat perbedaan diantara install sistem Windows 7 di hardisk ataupun laptop yang baru dengan cara install ulang Windows 7 yang ada di hardisk lama yang telah ditemukan data di dalamnya. Kita harus ekstra berhati-hati ketika mempartisi hardisk yang telah berisi dengan data. Hal ini karena dapat mengakibatkan data yang ada di dalam hardisk tersebut akan hilang. Oleh sebab itu, maka silahkanlah disimak untuk tahap ini. Pertama kita akan membahas terkait perangkat (laptop/komputer) yang baru.

Cara membuat partisi yang ada di hardisk ataupun laptop baru.

Pada tutorial ini, maka kita akan memakai hardisk yang memiliki kapasitas 500 GB. Rencana kita yaitu membuat 2 partisi yakni C yang berisikan dengan OS berkapasitas 100 GB serta D yang berisi dengan data berkapasitas sisanya dari C.

Klik New kemudian isikanlah 102400, karena yang diinginkan yakni dalam bentuk MB. Kemudian klik Apply. Lalu klik OK agar melakukan persetujuan untuk perubahan.



Untuk tahapan ini sangat sering mengalami error serta gagal saat buat partisi dengan tampilan pesan seperti A required CD/DVD drive device driver is missing ketika memakai flashdisk yang baru. Cara untuk mengatasi error itu yaitu dengan cara mengganti perangkat flashdisk ke perangkat flashdisk yang sangat tua (versi lama/tua). Sangat disarankan untuk anda agar tidak menggunakan perangkat flashdisk dengan versi terbaru misalnya flashdisk 2.0, 3.0 ataupun 3.1.

Selanjutnya sesudah membuat bagian partisi C, maka kita akan membuat partisi D. Klik di partisi yang kondisinya masih kosong yaitu Unallocated Space kemudian klik New serta biarkanlah isian tersebut. Hal itu karena total dari kapasitas yang tersisa. Lalu klik Apply.

Lalu klik partisi yang hendak dijadikan tempat OS, di panduan ini yaitu di partisi bagian ke 2 yakni partisi C yang memiliki kapasitas 128 GB. Kemudian klik Next.

Proses membuat dan cara membagi partisi hardisk selesai. Silahkanlah dilanjut ke langkah 5.

Cara membuat partisi penyimpanan saat install ulang sistem operasi Windows 7 pada hardisk ataupun laptop lama tanpa harus menghapus data penyimpanan yang ada (data akan aman).

Sebelum melakukan partisi pada hardisk, maka kita harus memindahkan penyimpanan data yang telah tersimpan di drive/partisi yang terdapat pada sistem Windowsnya. Hal ini karena drive/partisi itu akan diformat. Umumnya drive/partisi tempat untuk sistem operasi windows 7 yang berada di drive C. Silahkan copy seluruh data yang terdapat di folder User, MyDocument, Desktop, ataupun folder lainnya yang ada di drive C ke drive yang lainnya (seperti drive D atau E) ataupun flashdisk.

Sesudah seluruh data sangat penting aman, maka lihat beberapa ukuran serta lokasi dari drive Windows 7 yang ada lewat Windows Explorer. Hal seperti ini harus dilakukan agar dapat memastikan bahwa tidak akan salah melakukan format partisi, dan sehingga data kita menjadi aman. Contohnya pada gambar yang ada di berikut ini, maka drive tempat untuk Windows berada yakni di drive C berukuran 124GB serta free space sekitar 115GB.

Sesudah mengetahui dengan pasti, sekarang anda dapat melakukan restart ulang laptop ataupun PC serta lakukanlah langkah 3 kembali. Setelah itu maka klik untuk partisi di tempat sistem operasi Windows 7 berada. Di sini kita dapat mengetahui untuk partisi Windows dengan cara menyesuaikan ukuran yang sudah dilihat sebelumnya. Contohnya untuk ukuran tadi yaitu 124GB dengan free space 115GB yakni di partisi kedua.

Klik di partisi tersebut kemudian klik menu Drive options -> pilihlah Format -> klik OK. Lalu klik Next.

Proses partisi selesai.


5. Menunggu Proses Instalasi Fitur Windows 7
Tunggu sampai proses instalasi fitur selesai. Disini yang sangat lama yaitu proses kedua yakni Expanding Windows files berkisar 15 menit dan tergantung dengan kecepatan dari laptop kita. Setelah itu Installing features kemudian Installing updates lalu laptop akan melakukan restart dengan cara otomatis.

Lalu akan muncul tampilan kembali hitam putih sesudah restart dengan yang bertulisan seperti “Press any key to boot from CD or DVD…”.

Saat itu berlangsung, maka jangan tekan tombol apapun yang ada di keyboard. Tunggu saja sampai proses selanjutnya. Karena apabila kita menekan tombol pada keyboar, maka akan boot lewat flashdisk kembali dan akan mengulangi kembali ke proses awal.

Proses berlanjut ke Completing installation lalu laptop akan melakukan restart dengan cara otomatis kembali. Dan sekali lagi janganlah menekan tombol apapun yang ada di keyboard sesudah keyboard muncul tulisan seperti “Press any key to boot from CD or DVD…”.


6. Pengaturan Windows 7
Buatlah nama user yang sesuai dengan keinginan kita. Lalu klik Next.



Kemudian apabila ingin membuat kunci seperit password maka silahkanlah mengetik password yang sesuai dengan keinginan anda, dan apabila tidak ingin password, maka kosongkan saja kemudian klik Next.

Masukkan Product Key yang anda miliki ataupun kalau tidak memilikinya maka silahkanlah mengosongkannya. Maka anda akan memperoleh uji coba atau trial selama 30 hari. Kemudian apabila tidak ingin untuk mengaktivasi ketika online, maka jangan centang. Kemudian klik Next.




Selanjutnya pilihlah zona waktu yang sesuai daerah yaitu Bangkok, Hanoi, Jakarta. Kemudian lihatlah apakah jam maupun tanggal telah sesuai dengan kondisi lokasi anda sebenarnya? Setelah itu klik Next. Kemudian, pilihlah Public network kemudian klik Next.



Kemudian tunggu sampai proses selesai. Dan laptop akan melakukan restart ulang secara otomatis. Silahkan cabut flashdisk ataupun DVD di dalam perangkat, kemudian anda akan dibawa menuju tampilan awal Windows 7.


Selanjutnya kita harus menginstall driver supaya seluruh hardware bisa berjalan baik serta bisa dipakai.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda. 

BERITA LENGKAP DI HALAMAN BERIKUTNYA

Halaman Berikutnya