Penyebab Penyakit Dyspraxia dan Cara Pencegahannya

Pengertian Dyspraxia
Dyspraxia yakni suatu istilah dipakai dalam menggambarkan kelainan yang terjadi terhadap sistem saraf yang akan menyebabkan terhadap seseorang untuk mengalami suatu kesulitan dalam merencanakan maupun memproses tugas motorik. Kondisi seperti ini dikenal dengan DCD (developmental coordination disorder).



Seseorang dengan yang mengalami masalah DCD dapat mempunyai kesulitan untuk koordinasi terkait pergerakan, ataupun kesulitan koordinasi berbahasa serta sulit berbicara. Akan tetapi kondisi seperti ini tidak dapat memengaruhi intelegensianya.

Menurut ahli, terdapat sekitar 10% dari total populasi manusia mempunyai bentuk dyspraxia. Akan tetapi, hanya sekitar 2% yang termasuk kategori DCD parah.
Kondisi seperti ini sangat sering dijumpai terhadap laki-laki, yakni dapat mencapai sekitar 80 persen. Banyak juga dari para penderita masalah dyspraxia yang juga mempunyai masalah Attention-deficit/hyperactivity disorder (ADHD).


Penyebab Dyspraxia
Penyebab dari masalah gangguan penyakit dyspraxia hingga sekarang ini masih belum bisa diketahui. Akan tetapi, para ahli telah berpendapat bahwa hal seperti ini terjadi akibat munculnya suatu masalah terhadap perkembangan yang terjadi di sel saraf yang memiliki fungsi untuk mengatur sistem kerja otot (yakni motor neuron).

Apabila ditemukan masalah terhadap hubungan yang terjadi antar sel saraf, maka akibatnya organ otak akan memerlukan waktu yang lama dalam memproses data.

Diagnosis Dyspraxia
Untuk dapat menentukan masalah diagnosis dyspraxia, maka dibutuhkan evaluasi secara medis lengkap. Sangat sering kali diperlukan data terkait riwayat tumbuh kembang sang anak, mengenai kemampuan motorik yang halus maupun kasar, atau lainnya.

Beberapa kriteria yang bisa membantu untuk diagnosis dyspraxia yaitu:
  • Kemampuan motorik yang masih kurang berkembang jika dibandingkan terhadap usia anak yang sepantar dengan umurnya.
  • Perbedaan kemampuan motorik seperti ini dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari serta pencapaiannya di sekolah.
  • Gejala terhadap anak sudah muncul sejak awal di masa perkembangan.
  • Kurang berkembangnya terhadap kemampuan motorik tidak akan disebabkan oleh adanya keterlambatan di bagian lain (yakni general learning disability) maupun kondisi medis lainnya. Seperti muscular dystrophy ataupun cerebral palsy.

Gejala Dyspraxia
Gejala yang dijumpai terhadap orang dengan masalah dyspraxia bisa berbeda... (baca selengkapnya)


BERITA LENGKAP DI HALAMAN BERIKUTNYA

Halaman Berikutnya