Jenis Makanan Ini Sangat Baik Untuk Ibu Menyusui Agar Bayi Cerdas

Setiap orangtua sangat ingin agar dapat membesarkan anak-anak mereka dengan cerdas berprestasi di sekolah serta mampu untuk meraih segala impian anak-anaknya.


Agar dapat mewujudkan impiannya, maka dapat dimulai dengan cara mengkonsumsi jenis makanan yang mengandung nutrisi sejak kondisi masa kemahilan maupun kondisi menyusui. Sudah dilaporkan sebelumnya bahwa untuk waktu tiga tahun pertama di masa kehidupan, maka otak si kecil kondisinya tiga kali lipat beratnya serta mampu untuk mengembangkan sekitar 1000 triliun koneksi saraf.





Dengan kondisi  pertumbuhan yang sangat cepat seperti ini. Maka perlu agar dapat memastikan mereka memperoleh nutrisi yang terbaik. Menyusui juga menjadi bentuk nutrisi pertama yang dapat dikonsumsi oleh si kecil. Maka sebagai seorang ibu tidak boleh sembarangan saat mengkonsumsi aneka makanan.

Agar dapat menjaga kualitas serta jumlah ASI, maka ibu menyusui sangat disarankan supaya mampu mengkonsumsi makanan nutrisi sekitar 2000 sampai 2500 kalori sehari, minum air putih yang banyak, serta cukup istirahat. Agar dapat memenuhi kebutuhan dari nutrisi, maka ibu menyusui harus mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung gizi seimbang.


Berikut ini terdapat beberapa makanan yang akan diberikan untuk ibu menyusui.


1. Telur
Telur memiliki kandungan vitamin B, omega 3, yodium, zat besi, serta masih banyak lagi agar dapat membantu untuk perkembangan otak. Dan mempunyai kombinasi dari asam amino yang sangat terbaik di luar sana serta kandungan protein yang ada di dalam telur yang sangat mudah untuk diserap. Semua yang diperlukan untuk bayi.

Telur juga syarat dengan kolin yang dapat membantu untuk perkembangan mental.


2. Daging
Diyakini bahwa kondisi manusia akan mulai mengembangkan organ otak besar saat kondisi mereka menangkap hewan sebagai bahan makanan. Protein maupun lemak yang ada di hewan mampu untuk membantu otak manusia berkembang.

Protein diperlukan sebagai pertumbuhan tubuh maupun otak. Sertakan protein lewat asupan ikan, telur, ayam, maupun daging merah. Apabila masih menyusui, maka ASI juga harus kaya dengan protein.


Daging merah mempunyai kandungan dari zat besi maupun vitamin B12 yang mampu untuk membantu terhadap tingkat energi maupun sebagai bahan stimulasi maupun perkembangan mental. Bayi mempunyai cadangan pada zat besinya sendiri ketika mereka sudah lahir. Namun zat besi seperti ini akan segera habis sekitar durasi 6 bulan sesudah lahir. ASI tidak memiliki kandungan yang kaya dengan zat besi. Maka dari itu harus dapat memastikan bahwa kandungan zat besi sudah dimakan untuk makanan.

Lakukan hal seperti ini agar dapat menambahkan jenis makanan telur orak-arik ataupun jenis daging cincang ke dalam bahan makanan.


3. Sayuran Hijau
Jangan pernah mencoba-coba untuk meremehkan pentingnya bahan makanan yang bersumber dari sayuran hijau. Sayur ini luar biasa sehat serta memiliki tunas dengan berbagai vitamin maupun mineral yang sangat baik.

Sayuran hijau yang sangat kaya dengan folat. Kita mengetahui hal ini sangat penting selama masa kehamilan. Tapi folat diperlukan terhadap perkembangan organ otak bayi sesudah lahir juga.


Folat yakni vitamin B yang terdapat di dalam kangkung, selada, maupun bayam. Akan tetapi tidak terbatas terhadap makanan tersebut saja. Ini bisa dijumpai pada lentil, brokoli, asparagus, maupun buah-buahan segar misalnya jeruk maupun mangga.


4. Ikan yang berminyak
Ikan berminyak misalnya ikan salmon, herring, trout, sarden, teri, maupun ikan tuna memiliki kandungan omega 3 yang kaya dengan dosis yang terbaik. Dan hal terhebat mengenai omega 3 yaitu dapat membantu untuk perkembangan otak anak. Lemak sangat penting serta dapat membantu organ otak untuk pertumbuhan anak. Lemak tidak boleh dibatasi kadarnya ketika dikonsumsi dalam bahan makanan bayi ataupun balita.

DHA yang dijumpai di dalam asam lemak omega 3 yaitu salah satu dari blok bangunan utama pada otak. Asupan ikan selama masa menyusui pun dapat membantu untuk meningkatkan DHA yang ada di dalam ASI yang akan diteruskan ke otak bayi.

Setelah si kecil makan, maka jangan takut agar dapat memasukkan bahan makanan ikan ke asupan makanannya. Hal ini sangat baik terhadap mereka maupun orang tua agar tidak boleh menghindari bahan makanan ikan karena alasan alergi.


Buat asupan ikan sebagai bahan makan siang anak di hari Minggu ataupun bahan makanan di malam hari kerja. Buatlah sandwich panggang tuna mayo ataupun makanan ikan teri yang ditaburi di atas roti panggang sebagai asupan bayi. 
Jadilah kreatif serta mulailah untuk menikmati ikan kembali.


5. Yogurt dan susu kedelai
Produk olahan susu misalnya susu kedelai maupun yogurt mampu masuk dalam bahan menu harian asupan ibu menyusui. Yogurt yang terbukti sangat kaya dengan vitamin B yang akan bekerja menjadi antiradang.

Menurut riset, asupan dari vitamin B yang sangat mencukupi mampu untuk melindungi organ otak bayi dari berbagai risiko dari gangguan kognitif.


Akan tetapi, sebaiknya harus memiliki yogurt yang tawar (yakni plain yogurt) sebagai sumber bahan makanan ibu menyusui supaya bayi menjadi cerdas. Tambahan gula maupun lemak jenuh yang ada di dalam yogurt dengan berbagai varian rasa mampu untuk mengganggu keseimbangan dari bakteri yang baik yang ada di dalam saluran pencernaan si ibu.


BERITA LENGKAP DI HALAMAN BERIKUTNYA

Halaman Berikutnya