Berbagai Kebutuhan Untuk Peralatan Servis Sebagai Teknisi Laptop Untuk Pemula Maupun Profesional

Untuk Anda yang sedang mencari serangkaian referensi mengenai aneka peralatan yang digunakan untuk melakukan servis perangkat laptop, maka anda telah pas berada di situs ini.

Pasalnya, saya sangat ingin berbagi berbagai informasi yang berhubungan dengan beberapa alat (tool) untuk melakukan servis laptop dengan merk apa saja yang sering saya survei di beberapa lokasi service perangkat seperti laptop untuk dapat memperbaiki motherboard (mainboard) yang ada pada laptop sampai sekarang ini.
Dengan tool yang sangat lengkap, maka kita bisa akan memaksimalkan diri saat sedang ingin memperbaiki berbagai macam kerusakan yang terjadi pada mainboard laptop.

Bagi teknisi laptop untuk para pemula atau juga yang telah menjadi profesional, maka wajib mempunyai beberapa alat servis yang cukup lengkap.

Untuk menjadi seorang teknisi laptop, maka hal ini tidak memerlukan lewat suatu ilmu pengetahuan mengenai beberapa dasar ilmu khusus elektronika, ataupun dengan membaca skema rangkaian yang ada pada motherboard laptop ataupun pada suatu ilmu yang mampu menjadi penunjang lainnya. Akan tetapi yang tidak kalah pentingnya yaitu mempunyai beberapa alat servis laptop.
Dengan memakai alat service tool yang cukup lengkap. Maka  untuk pencapaian targer kerja jasa servis laptop dapat memberikan hasil yang maksimal.

Terhadap mereka yang telah pernah ikut serta dalam kursus menjadi teknisi laptop ataupun yang telah lama bergelut usaha di dalam bidang jasa untuk reparasi perangkat laptop. Maka kemungkinan telah mengetahui mengenai beberapa alat untuk melakukan servis (tools) apa apun yang dipakai saat ingin memperbaiki mesin motherboard pada laptop yang sedang rusak.

Apa saja kah beberapa alat yang diperlukan dalam memperbaiki laptop?

Apakah saja alat servis laptop yang sangat sering digunakan oleh para teknisi laptop yang masih pemula atau yang telah menjadi profesional?

Masih penasaran dengan beberapa dari alat service terkait perangkat laptop yang dipakai terhadap para teknisi laptop dengan profesional, bacalah hingga selesai terkait postingan berikut ini.


1. PSU

Power Supply Unit (PSU) atau disebut juga dengan Power Supply.

Peralatan utama dari serangkaian peralatan kerja yang wajib ada untuk seorang teknisi yang memiliki profesi menjadi teknisi laptop.

PSU dipakai untuk jadi catu daya ataupun sebagai sumber tegangan.

Dengan kata lain, untuk pengganti dari adaptor laptop namun memiliki beberapa fitur.

Fitur tersebut yakni untuk melakukan pengukuran tegangan (V meter), untuk melakukan pengukur arus (A meter), untuk melakukan pembatas arus serta untuk pembatas tegangan.
Fitur PSU yang sangat sering dipakai terhadap para teknisi laptop yakni agar dapat mengetahui dari besaran nilai untuk konsumsi pada arus yang sedang dipakai pada sebuah motherboard laptop.

Karena fitur tersebut, maka calon teknisi wajib membeli alat seperti ini. Selain dari 2 (dua) fungsi dari PSU laptop, maka masih terdapat fungsi lain yaitu injeksi (inject) untuk tegangan dari motherboard pada laptop yang telah terindikasi masalah short sircuit ataupun konslet.

Kasus laptop yang mati total seperti, hanya bisa diketahui dari penyebabnya apabila memakai PSU.

Sangat banyak jenis dari PSU, dan sebagai teknisi jangan sampai mengalami kekeliruan ketika membelinya ya.

Biasanya, teknisi laptop memakai sistem PSU sekitar 30v 5a yakni dengan nilai untuk tegangannya 30v serta 5a dengan pemakaian maksimal. Pastikan sebagai calon teknisi tidak membeli sistem PSU dengan ampere di bawah 5a.

Apabila memiliki budget yang lebih, maka belilah sistem PSU dengan kapasitas 30v 10a supaya dapat dipakai dalam memeriksa kerusakan yang terjadi pada laptop dengan kondisi arus yang lebih tinggi misalnya Asus ROG maupun perangkat laptop gaming lainnya.

Bagaimana cara menggunakan PSU?
Jawabnya, sangatlah mudah.

Cukup sambungkan koneksi kabel dari power PSU menuju terminal utama listrik dan tekanlah tombol power.

Selanjutnya atur sistem tegangan (voltage) maupun sistem arus (current) dengan cara memutar alat potensio serta dengan memerhatikan digit angka yang telah tertulis pada panel.

Sebelum mencolokkan alat jack adaptor yang ada dari sumber PSU menuju mainboard, maka Anda wajib mengetahui kondisi besarnya dari tegangan yang diperlukan dari mesin laptop.

Silahkan cek lengkap tegangan maupun ampere yang sedang tertulis di adaptornya ataupun bagian stiker yang ada di bagian bawah casing pada laptop yang telah tertulis.

Tapi untuk dapat memakainya, maka seorang teknisi harus memiliki jack adaptor sistem universal.

Jadi, pastikan pula teknisi telah membeli alat bantu berupa jack adaptor sistem PSU untuk laptop ya.
Saya tidak membahas dengan detal mengenai fungsi, merek maupun tips untuk memilih sistem PSU yang terbaik untuk para teknisi laptop. Kemungkinan akan dibahas di postingan selanjutnya.


2. Blower

Alat servis ini harus ada untuk para teknisi laptop yakni solder uap (blower).

Blower ataupun solder uap yaitu alat (tool) servis laptop yang kedua dan harus dimiliki. Peralatan seperti ini dipakai untuk dapat memanasi, atau keperluan dalam mengangkat serta kebutuhan untuk memasang komponen maupun IC (Integrated Circuit) yang ada di motherboard.

Dengan bantuan alat seperti ini, maka teknisi akan sangat mudah untuk melakukan pencairan timah yang ditemukan di mesin laptop.

Ketika timah telah cair di mesin laptop, maka akan sangat mudahnya untuk para teknisi dalam menggesernya, pasang maupun untuk melepaskan serangkaian komponen-komponen mainboard. Sekalipun teknisi dapat melakukannya dengan solder.
Berbeda alat menggunakan bantuan solder, dan blower lebih efektif serta efisien dipakai karena memiliki kendali panas (temperature/heater) serta kondisi angin (air) yang sekaligus.

Sekarang ini, hanya ditemukan 2 (dua) dari jenis blower yakni blower analog maupun blower digital. Akan tetapi terdapat banyak varian maupun merek blower yang dijual di pasaran.

Sama halnya dengan PSU, maka sebagai teknisi jangan sampai salah dalam membeli alat ya…

Pilihlah blower yang terbaik, hal ini karena terdapat titik leleh dari timah yang ada di motherboard pada laptop akan sangat berbeda dengan kondisi titik leleh dari timah yang ada di papan PCB lainnya.

Belilah blower yang telah menghasilkan kondisi panas maupun angin yang stabil ataupun memang sangat direkomendasikan dalam melakukan perbaikan terhadap mesin pada laptop misalnya Quick 857D, Quick 850A, Quick 850D, Quick 857DW+, Quick 891DW, atau sejenisnya.
Diawal membuka kegiatan usaha jasa perbaikan papan motherboard laptop, maka kita memakai Quick 2008. Namun tidak akan merasa puas memakainya sehingga akan beralih menuju Quick 857D maupun Quick 850A.


3. Solder

Peralatan ini fungsinya akan mirip dengan alat blower, agar dapat untuk mencairkan kodnsi timah yang ditemukan pada papan PCB ataupun motherboard.

Bedanya hanya tidak mempunyai kontrol angin (air) , akan tetapi hanya akan dapat menghasilkan panas yang terjadi di ujung mata solder.

Solder akan mengubah suatu rangkaian energi listrik agar dapat menjadi suatu rangkaian energi panas.

Fungsi utama dari solder yaitu untuk dapat melelehkan timah, memasang maupun melepaskan suatu komponen dari elektronika yang ada di papan mainboard. Selain itu, para teknisi memakainya agar dapat menyambungkan kondisi jalur dari papan PCB yang telah putus memakai kawat jumper.
Untuk dapat mengangkat suatu komponen dari motherboard laptop, maka disarankan untuk memakai solder. Hal ini karena akan memperkecil resiko dari kerusakan yang lebih fatal. Panasnya fokus pada timah komponen saja.

Namun apabila tidak mampu untuk dilepas menggunakan solder maka teknisi harus memakai blower agar dapat mengangkat komponennya.

Terdapat beberapa jenis dari solder yakni solder jenis station maupun soldering jenis iron (yaitu solder portabel).

Akan tetapi untuk solder yang sangat banyak serta sangat direkomendasikan terhadap calon teknisi laptop yaitu solder station yang memiliki bentuk yang lurus. Hal ini karena terdapat bentuk yang mirip dengan pistol.

Kenapa harus pakai solder station?

Karena teknisi laptop memerlukan alat solder yang bisa menghasilkan suhu panas pada bagian ujung terhadap mata soldernya yang minimum dengan suhu panasnya yang sekitar 350 celcius. Apabila panasnya tidak bagus, maka tidak akan mencapai titik leleh dari tima (leadfree). Maka hal akan sangat sulit untuk mengangkat maupun merusak komponen dan dari jalur motherboard.
Semakin stabil serta tingginya suhu panas yang telah dikeluarkan oleh solder, hal ini maka untuk solder harus semakin baik.

Pastikan pula memakai mata solder (tip) dengan kualitas terbaik supaya panas yang telah diberikan terhadap ujung dari mata solder akan stabil serta maksimal.

Sekarang ini, telah ditemukan banyak dari merek solder station misalnya cellkit, atten, zhaoxin, quick, dan hakko yang beragam seri. Disini kita memakai solder station merk Yihua 936D, Atten ST-2150Ddan Zhaoxin 936D.

Untuk mata solder yang dipakai ada solder station yakni 9- Atten.


4. Alat Flash (Flasher) BIOS

Sebuah motherboard yang ada pada laptop mempunyai bahan IC mikrokontroler dimana berisi menggunakan firmware maupun telah diprogram lagi (flash) ataupun bisa upgrade. IC ini biasanya disebut BIOS.

Alat untuk memprogram ulang bagian firmware dari IC BIOS (flashing) dikenal dengan flasher.

Flasher BIOS adalah suatu tool servis yang harus ada terhadap seorang teknisi laptop.
Kerusakan laptop yang telah mati secara total, maka tidak dapat di switch (no switch), atau tidak ditemukan adanya tampilan (no display), maupun karena kasus lain akibat masalah firmware (kode perintah) yang ditemukan bermasalah yang hanya bisa diatasi dengan cara melakukan program ulang baik itu dengan cara memperbaharui ataupund dengan mengisi ulang bagian firmwarenya memakai flasher BIOS.

Saya rasa, untuk pertanyaan tersebut untuk itu flasher BIOS telah dijawab ‘kan?

Flasher BIOS terdapat sangat banyak jenisnya maupun bervariasi harganya, yang dimulai harga 100 ribu sampai 3 juta.

Masing-masing flasher BIOS memiliki fitur yang tersendiri namun biasanya semua itu mampu melakukan flash IC Main BIOS.

Pada motherboard “jadul”, maka biasanya IC Main BIOS serta BIOS EC/KBC (yakni Embedded Contoller) sudah terpisah. Bentuk komponen dari fisiknya yang memiliki kaki 8, sangat mirip dengan mosfet serta ukurannya pun agak besar.

Sementara untuk mainboard laptop yang keluaran terbaru, yang memiliki hanya satu IC BIOS ykni Main BIOS serta hal ini tidak mempunyai BIOS EC. Firmwarenya juga tersimpan secara langsung yang ada di dalam KBC tersebut (yakni EC Programmable).
Untuk flash terhadap EC programmable yang seperti hal ini, maka teknisi mesti jumper secara manual apabila kondisinya masih memakai flasher umumnya ataupun memakai alat tambahan yang dikenal dengan PEB Expansion yang dipakai untuk RT809F.

Apabila memiliki budget yang berlebih, maka sangat disarankan untuk membeli alat bantu flash SVOD3. Hal ini karena sangat lengkap terhadap fiturnya jika dibandingkan dengan beberapa flasher BIOS misalnya EZP2019, TVP2588U+, SOFi, CH341A, RT809F, dan MiniPro.

Buat Anda yang memiliki budget terbatas, maka beli RT809F. Fiturnya telah lumayan lengkap.

Untuk dapat memakai flasher seperti ini, maka jangan lupa selalu membeli suatu socket Eeprom yang lengkap karena para penjual umumnya tidak akan menyertakannya.


5. Multitester

Agara dapat memeriksa ataupun melakukan pengukuran nilai terhadap komponen motherboard laptop dipakai multitester. Sebagain teknisi pun menyebutnya avometer atau multimeter.

Berikut beberapa fungsi utama dari multitester:
  • Mengukur tegangan (AC maupun DC), impedansi/resistansi (buzz), hambatan, suhu, dan arus
  • Mencari besaran nilai pada sebuah komponen misalnya resistor, kapasitor dan lainnya
  • Mengecek jalur yang putus dan tersambung
Bahkan sekarang, terdapat juga multimeter dengan fitur yang lengkap dapat dipakai untuk dapat mengukur frekuensi, seperti oscilloscope.

Namun untuk harganya pun akan berbanding lurus pastinya, mahalnya pakai banget…

Multitester dapat terbagi jadi 2 jenis, yakni multimeter atau multitester digital maupun avometer analog. Saya sendiri menggunakan keduanya.

Khusus untuk teknisi laptop, sangat disarankan memakai multitester digital. Hal ini karena akan lebih mudah untuk membacanya akibat ditampilkan dengan bentuk dengan angka, bukan dengan jarum.

Mempunyai kedua multitester analog maupun multimeter digital justru akan lebih baik.

Apakah saya diharuskan membeli keduanya, yaitu avometer analog maupun digital?

Jawabannya, iya.
Karena kadang kala untuk multitester digital tidak akan mampu dalam melakukan ataupun tidak akan seakurat analog. Ketika butuh pengukuran yang akan lebih cepat ataupun menjadi lebih responsif, karena kemungkinan tidak bisa dilakukan menggunakan avometer digital karena akan terlebih dahulu melakukan konversi menjadi digital.

Adapun beberapa alat avometer yang telah direkomendasikan terhadap teknisi laptop, yaitu Heles, UNI-T, Fluke, Sanwa, dan Mastech.

Untuk multimeter dengan jenis analog, maka kisaran harganya ada yang sekitar 100 ribu bahkan 600 ribu. Sedangkan untuk beberapa harga dari alat multimeter digital tentunya harga lebih mahal, serta untuk harganya yang dimulai 300 ribu mencapai harga 5 juta.

Salah satu tips untuk memilih alat avometer terbaik yaitu akurasi dari buzzer yang baik. Cara mengujinya sangat mudah, maka hubungkan probe merah maupun hitam lalu dengan perhatikanlah apakah untuk responnya telah menuju angka 0 yang lebih cepat ataupun tidak.

Paramaternya yaitu akan semakin cepat untuk responnya menuju angka 0, maka untuk avometer tersebut yang dikatakan bagus.

Untuk keperluan dari servis laptop, saya memakai beberapa avometer yakni UNI-T 61E, Fluke 87V, UNI-T 890C+, dan Sanwa YX360TRF.


6. Opening Tools

Berbeda dengan alat servis lainnya diatas, opening tools ataupun alat dalam membuka rangkaian casing laptop serta periperal lainnya begitu mudah ditemukan.

Opening tools yang diperlukan yaitu obeng serta pembuka casing.

Kenapa harus punya obeng fullset?

Sebab terdapat beberapa jenis laptop misalnya HP, Thinkpad, dan MacBook yang dipakai untuk bautnya tidak bisa dibuka apabila kondisinya hanya memakai kondisi alat obeng plus maupun minus.
Misalnya MacBook Pro 2015, agar masalah baut casing (cover) yang ada di bagian bawahnya hanya mampu dibuka memakai obeng pentalobe (yakni segi lima), yakni P5. Begitupun dengan dari sebagian baut yang terdapat di bagian dalamnya.

Sementara laptop merek HP maupun Thinkpad, maka kondisi baut yang tertanam di bagian casing pada sisi bagian bawah yang telah dibuka menggunakan alat bantu obeng torx (yakni obeng bintang).

Dapat dibayangkan, apabila tidak memiliki obeng yang memiliki mata fullset misalnya P5, P2, T8, T6 dapat mengalami kesulitan membuka bagian casing laptop.

Bagi yang memiliki cukup budget, maka dapat membeli alat yaitu Essential Electronics Toolkit iFixit. Opening tools ini tentu telah banyak dijual di toko online, bukalapak ataupun marketplace lainnya.
Jadi, tidak perlu kembali belanja ke toko online yang ada di luar negeri. Terlebih di ambang batas, maka untuk nominal belanja online di luar negeri telah dibatasi, yang kondisi awalnya maksimal sekitar $75 telah berubah jadi $3 saja.

Anda juga dapat membeli obeng yang telah dijual dengan satuan supaya untuk budget dapat diminimalisir agar dapat membeli tool dalam pembuka casing dari laptop yang lainnya misalnya spudger (pencongkel plastik), jimmy (pisau pembuka), serta pembuka casing dengan bahannya plastik supaya casing tidak lecet.


7. Komputer

Kerusakan laptop misalnya karena not charging (tidak nge-cas), mati total, no display, dan lainnya bisa dengan cara yang mudah diatas lewat bantuan skema. Biasanya motherboard pada laptop mempunyai suatu rangkaian skema yang yang berisikan dengan rangkaian blok diagram, maka untuk suatu rangkaian sirkuit/blok dengan keterangan secara detail yang terkait struktur yang dari mainboard laptop.

Nah, agar dapat membaca skema dari motherboard laptop dibutuhkan sebuah komputer, seperti PC ataupun laptop.
Bahkan terdapat beberapa teknisi dari laptop profesional yang mempunyai keduanya secara sekaligus, PC dan laptop.

Komputer wajib dipunyai dalam kebutuhan servis motherboard laptop. Berikut ini fungsi dari komputer terhadap teknisi laptop:
  • Membaca skema atau boardview
  • Flash BIOS Main dan BIOS KBC
  • Download skema maupun dari BIOS motherboard laptop, datasheet, maupun terhadap file lainnya
  • Berinteraksi dengan teman teknisi
  • Edit file BIOS, Clear ME BIOS

Sangat disarankan memakai perangkat komputer desktop supaya lebih jelas saat sedang membaca skema rangkaian. Hal ini karena untuk ukuran monitornya lebih besar jika dibandingkan dengan perangkat laptop. Terlebih untuk ukuran layar laptop yang sangat maksimal untuk ukuran terbesarnya, sekitar 15.6 inci.
Dengan merakit PC sesuai dengan spesifikasi gaming, maka selain dengan memakainya yang merupakan suatu kebutuhan untuk melakukan servis laptop sangat bagus diapakai untuk bermain game ketika sedang jenuh ataupun terdapat waktu yang senggang untuk refreshing.


8. Jack PSU Adapter Universal

Seperti yang sudah dijelaskan, bahwa jangan lupa untuk membeli alat berupa jack adaptor universal ketika ingin membeli PSU. Power Supply yang ada tidak akan mampu dipakai tanpa adanya alat jack.

Jack adaptor PSU mempunyai sangat banyak jenis konektor serta hampir diseluruh laptop misalnya Acer, Asus, HP, MacBook, ThinkPad, Axioo, Compaq, Toshiba, Dell, IBM, Lenovo, dan lainnya.

Untuk dapat memeriksa kerusakan yang ada di motherboard pada laptop dengan kondisi yang mati total ataupun menyala namun tidak ditemukan tampilan seperti, saat melakukan plug-in adaptor charger ke bagian mesin laptop memakai alat jack adaptor maupun PSU.
Apabila hanya memakai adaptor original ataupun yang  bawaan laptop. Maka hal ini akan mengalami kesulitan dalam mengetahui kondisi jumlah konsumsi arus.

Teknisi dapat membeli alat jack PSU adaptor yang universal di toko marketplace online. Harganya sangat bervariasi yang tergantung dengan banyak dari jumlah konektornya, yang dimulai 150 ribu hingga 250 ribu.


9. Pinset

Pinset harus dimiliki oleh teknisi laptop. Fungsi utama pinset yaitu untuk mengangkat, memasang ataupun menjepit komponen elektornika.

Saat mau melepas pada suatu rangkaian komponen seperti resistor, kapasitor, dioda, IC ataupun rangkaian komponen lainnya yang ada pada mainboard memakai blower, akan sangat mudah untuk dapat dilakukan menggunakan alat pinset.

Begitupun saat ingin mempresisikan terhadap posisi IC supaya menempel di bagian kaki yang terdapat pada mesin laptop.
Biasanya, pinset yang dipakai di bagian ujungnya yang lancip maupun dengan ukurannya yang agak panjang sehingga bisa menjepit di bagian komponen dengan cara yang baik serta untuk bagian tangan tidak akan terasa panas ketika sedang mencairkan timah menggunakan blower.


10. Thinner

Thinner dipakai menjadi cairan agar dapat membersihkan bagian korosi, bekas flux ataupun mesin laptop yang tersentuh air. Peralatan servis ini dapat dibeli di berbagai toko bangunan.

Pakailah thinner yang sangat mudah kering ataupun yang memiliki grade yang spesial agar permukaan ataupun area yang mau dibersihkan akan menjadi lebih gampang serta akan cepat mengering.


11. Flux

Flux yaitu suatu cairan dari senyawa yang memiliki sifat korosif agar dapat membantu untuk mencarikan timah secara cepat. Cairan seperti ini akan sangat membantu ketika kondisi proses penyolderan, dengan pengangkatan IC terhadap motherboard laptop, PC maupun handphone.


12. Timah

Timah memiliki fungsi untuk agar dapat penyolderan secara ulang kaki (yakni tapak) terhadap komponen, meyambungkan komponen, ataupun bagian  IC motherboard laptop.

Terdapat beberapa jenis timah yang digunakan oleh seorang teknisi, antara lain yaitu timah gulung, timah cair maupun lead solder ball. Sebagai seorang teknisi laptop pemula, maka tidak harus memiliki seluruh jenis timah tersebut.

Cukup beli timah gulung saja.
Timah gulung maupun lead solder ball akan menjadi lebih sering dipakai oleh para teknisi laptop jika dibandingkan dengan timah cair.

Sementara timah yang kondisinya berbentuk yang sangat mirip dengan bola ataupun di bagian lead solder ball yang biasanya akan dipakai bila ingin me-reball dari rangkaian chipset HM, prosesor ataupun VGA.


13. Solder Wick

Ini bukanlah jenis solder namun untuk alat yang akan memiliki fungsi untuk dapat menghilangkan banyak sisa dari timah yang telah menempel di bagian komponen ataupun di bagian  mesin laptop.

Solder wick digunakan untuk kebutuhan dalam desoldering (yaitu untuk membuang timah). Timah yang menumpuk ataupun yang masih menempel pada bagian papan PCB menggunakan alat bantu solder ataupun blower.


14. Pasta dan Thermal Prosesor

Pasta prosesor sebaiknya dimiliki, cairan berbentuk pasta memiliki manfaat untuk dapat mencegah overheating laptop. Sementara yang fisiknya misalnya karet dikenal thermal prosesor.

Thermal ini umumnya disimpan di bagian atas chipset HM, prosesor ataupun VGA agar dapat mencegah terjadinya panas berlebih terhadap komponen.


15. Docking Hardisk

Agar dapat memeriksa kondisi dari hardisk, backup data, ataupun penyimpanan file yang diperlukan pada sebuah docking hardisk. Alat servis ini yang sifat tidak wajib namun seharusnya dibeli juga.

Akan terasa repot rasanya apabila memeriksa hardisk namun perlu memasangnya terlebih dahulu di bagian dalam laptop normal.
Sekalipun sekarang ini sudah ditemukan kabel konverter dari hardisk eksternal maupun box hardisk, sangat tidak disarankan karena terkait fungsi lain dari bagian docking hardisk mempunyai fitur yang lebih.

Fitur utama dari docking hardisk yaitu mampu untuk membuat cloning bagian hardisk tanpa adanya bantuan software.


16. Hardisk Eksternal

Meskipun media penyimpanan di perangkat komputer desktop ataupun bagian laptop yang dipakai untuk servis, namun tetap saja memerulukan hardisk eksternal.

Hardisk eksternal dipakai agar membackup data user, dan melakukan penyimpanan file ISO Windows, driver serta alat aplikasi penting lainnya.

Apabila terkendala budget, maka cukup dengan membeli box hardisk maupun dengan harddisk laptop dengan kondisi ukurannya minimal 1TB.


17. Flashdisk

Selain harddisk eksternal, maka juga memerlukan flashdisk (FD).

Selain sebagai bahan untuk melakukan backup untuk data user maupun menjadi alat tambahan untuk memeriksa kondisi bagian dari motherboard. Yang dipakai untuk melakukan instal ulang terhadap sistem operasi (yakni OS) laptop.

Tidak cukup hanya satu karena terdapat beberapa jenis bootable USB Windows yang harus dibuat.

Kenapa harus memiliki banyak flashdisk?

Disamping versi dari Windows yang bervariasi, format partisi terhadap setiap Windows mesti dengan dibuat sangat berbeda yakni MBR dengan GPT. Belum lagi masalah arsitektur dari OS Windows, terdapat 32 bit (x86) serta maupun 64 bit (x64).

Misalnya, terkait Windows 10 x64 maka harus memiliki 2 flashdisk. Satunya terhadap bootable Windows 10 x64 maka format MBR maupun yang satunya agar dapat membuat bootable terhadap Windows 10 x64 format GPT.
Apabila hanya memiliki flashdisk bootable dengan Windows 10 x64 dengan format MBR. Maka Anda tidak dapat melakukan instal Windows 10 x64 pada laptop dengan seri terbaru.

Kebanyakan bahkan hampir seluruh jenis laptop keluaran terbaru, telah tidak lagi mendukung format yaitu partisi MBR. Jadi, harus memakai alat bantu yaitu bootable Windows yang mempunyai partisi GPT.

Ukuran flashdisk yang sangat disarankan, yaitu berkisar sekitar 8GB sampai 64GB.

Agar dapat membuat bentuk bootable Windows, maka tidak perlu menggunakan flashdisk dengan ukuran yang besar. FD yang memiliki kapasitas 8GB telah cukup agar membuat bantuan bootable USB sistem Windows 7, 8, 8.1 ataupun Windows 10.


18. Lampu Servis

Agar dapat memperbaiki masalah motherboard pada laptop diperlukan cahaya yang terang agar dapat melihat fisik dari motherboard dan  komponennya.

Agar keperluan penerangan yang ada pada meja servis, maka seorang teknisi memerlukan lampu servis yang sangat terang serta tidak menyilaukan mata pastinya.

Umumnya untuk desain lampu servis bisa ditekuk. Bisa putar ataupun bisa ubah yang sesuai dengan posisinya sehingga akan menjadi lebih efektif maupun menjadi lebih efisien apabila dibandingkan dengan suatu kondisi lampu neon ataupun LED biasa.
Bahkan dijumpai untuk beberapa jenis lampu untuk servis dengan desain yang bisa dilipat ataupun yang bisa dijepit terhadap di bagian sudut sisi meja sehingga menjadi lebih leluasa apabila memperbaiki perangkat laptop.


19. Oven Listrik

Oven listrik yang umumnya dipakai oleh para ibu rumah tangga dalam memanggang ayam, roti, ataupun berbagai roti, ayam ataupun aneka makanan sangat diperlukan untuk teknisi laptop.

Oven listrik umumnya digunakan agar dapat mengeringkan bagian mesin laptop yang sudah terkena air.
Sebelum memasukkan bagian pada motherboard laptop ke sisi bagian dalam oven, maka umumnya untuk para teknisi akan mencucinya terlebih dahulu menggunakan bahan cairan thinner.


20. Kaca Pembesar

Kaca pembesar umumnya dikenal dengan istilah loop, yang memiliki fungsi agar bisa melihat sangat jelas terkait komponen ataupun melihat bagian kaki-kaki dari IC yang ditemukan di motherboard.

Kondisi komponen yang telah mengalami kerusakan, korosi, hilang ataupun pecah bisa dilihat dengan cara yang baik memakai loop.

Ketika menjumper jalur, maka loop ini memiliki fungsi supaya tidak salah posisi nya ketika penyolderan pada kabel jumper.
Apabila ingin membeli loop, maka pilihlah yang kondisi lensanya maka terbuat dari bahan kaca, bukan berbahan plastik.

Pastikan juga lensanya yang mampu untuk perbesar obyek dengan minimal sekitar 30 kali lipat.


21. Kawat Jumper

Ketika dijumpai adanya jalur yang mengalami terputus di papan motherboard akibat karena komponen yang terbakar atau karena hal lainnya, maka sebagai solusinya yaitu melakukan langkah penyambungan jalur yang putus dengan bantuan kawat jumper.

Kawat jumper bisa bisa dijumpai di toko yang telah menjual berbagai peralatan listrik ataupun di marketplace misalnya Tokopedia, Bukalapak, atau Shopee.


22. Mesin BGA

BGA (Ball Grid of Arrays)

Mesin BGA memiliki fungsi agar dapat melepas serta memasang chipset, yaitu chipset North Bridge ataupun South Bridge.

Berbeda dengan blower yang hanya mampu untuk dapat memanasi ataupun mencairkan timah di bagian  satu sisi saja, maka papan motherboard laptop bisa dipanasi lewat bagian bawah maupun bagian atas menggunakan mesin BGA.
Selain itu, mesin seperti ini memiliki sensor suhu yang memiliki manfaat untuk dapat memantau supaya mesin pada laptop menjadi tidak gosong ataupun dari putus jalur.

Terdapat sangat banyak macam merek maupun dari seri mesin BGA yang sangat direkomandasikan serta telah terkenal pada kalangan teknisi dari laptop profesional, yaitu diantaranya Honton, Jovy, maupun Chinafix (CF).

Harga mesin BGA sangat bervariasi, yaitu sekitar 8 juta hingga 25 juta.


23. Oscilloscope

Alat servis laptop ini tidak wajib ada. Artinya, tanpa oscilloscope sebagai teknisi tetap bisa memperbaiki kondisi mainboard laptop.

Oscilloscope ataupun osiloskop yakni alat ukur elektornika yang bisa menunjukkan sinyal listrik maupun frekuensi dengan bentuk tampilan grafik sehingga sangat mudah untuk dipelajari.

Untuk melihat grafiknya, osiloskop dilengkapi dengan layar.

Ada 2 jenis yakni osiloskop analog maupun digital. Osiloskop analog masih memakai sistem teknologi Cathode Ray Tube (CRT) sedangkan untuk osiloskop digital, tampilan dari sinyal listriknya yang seperti gelombang yang ditampilkan pada menu monitor LCD.
Harga dari  alat servis seperiti ini masih termasuk mahal, yaitu sekitar 5 juta hingga 20 juta. Tapi telah ditemukan yaitu osiloskop portabel dengan harga sangat terjangkau.


Kesimpulan
Memulai usaha jasa servis perangkat laptop memang cukup mudah apabila telah memiliki modal cukup. Tapi yang tak kalah penting yaitu memilih peralatan servis perangkat laptop terbaik.

Hal lain yang wajib dipertimbangkan yang terlebih dahulu yaitu alat servis yang sangat wajib dimiliki ketika baru memulai usaha seperti ini. Jangan sampai membelinya secara total, atau membeli alat yang dipakai sangat jarang ataupun bahkan tak pernah dipakai.

Celakanya lagi, jika peralatan itu masih cepat rusak atau tidak lagi awet kembali akibat salah saat membelinya.

Saya sangat menyarankan supaya tidak secara langsung membeli berbagai peralatan servis pada laptop serentak seperti yang di atas, maka masih dapat mencicilnya. Buat para pemula, maka tidak usah lagi membeli mesin BGA maupun oscilloscope dulu.
Tanpa kedua alat ini, maka teknisi masih dapat menjalankan kegiatan usaha servis perangkat laptop. Hal ini karena peralatan itu sangat jarang digunakan.



BERITA LENGKAP DI HALAMAN BERIKUTNYA

Halaman Berikutnya