Penyakit Developmental Dysplasia of Hip (Displasia Pinggul Bayi) dan Cara Penyembuhannya

Pengertian Developmental Dysplasia of Hip (Displasia Pinggul)

Sendi panggul adalah persambungan diantara 2 (dua) bagian tulang. Satu sisi yang berbentuk mirip bola, sedangkan sisi bagian lainnya mirip rongga. Pada kondisi sendi panggul normal, maka posisi bola berada tepat di dalam rongganya. Akan tetapi untuk kondisi masalah penyakit developmental dysplasia of hip/ DDH (dysplasia panggul), maka bola tersebut posisinya berada di bagian luar rongga ataupun lokasinya berada di bagian dalam rongga namun tidak pas untuk tempatnya.



Kondisi seperti ini dapat dialami bayi, biasanya hal ini tidak lama sesudah bayi lahir. Akan tetapi terhadap sebagian kasus, maka penyakit dysplasia pinggul dapat terjadi di tahun pertama masa kehidupan anak.

Penyebab Developmental Dysplasia of Hip (Displasia Pinggul)
Ada banyak hal yang bisa menjadi penyebab seorang anak sangat mudah mengalami masalah penyakit dysplasia pinggul. Di antaranya yaitu:
  • Bayi lahir dengan posisi sungsang (yakni bokong di bawah)
  • Terdapat riwayat keluarga yang pernah mengalami masalah penyakit dysplasia pinggul
  • Ketika hamil, maka ibu mengalami masalah oligohidramnion (yaitu masalah air ketuban yang terlalu sedikit)
  • Bayi dengan kondisi bedong yang terlalu ketat


Diagnosis Developmental Dysplasia of Hip (Displasia Pinggul)
Agar dapat menentukan ditemukannya masalah penyakit dysplasia pinggul, maka dokter melakukan serangkaian pemeriksaan secara fisik ke bagian pinggul. Kemudian tungkai maupun pinggul pasien akan digerak-gerakkan seperti manuver tertentu agar dapat mengetahui di daerah bagian mana yang telah mengalami gangguan.
Selain itu, kadang agar dapat memastikan dugaan masalah penyakit dysplasia pinggul, maka dokter akan meminta pasien agar dilakukan langkah pemeriksaan lewat foto rontgen bagian pinggul ataupun bagian ultrasonografi (USG) di daerah pinggul.


Gejala Developmental Dysplasia of Hip (Displasia Pinggul)
Karena dialami bayi, umumnya tidak ditemukan keluhan yang sedang terjadi. Akan tetapi terhadap bayi yang sedang mengalami masalah penyakit dysplasia pinggul, maka panjang tungkai bagian kiri maupun di bagian kanan akan terlihat berbeda, untuk lipatan kulit di bagian paha kiri maupun bagian kanan juga berbeda, untuk tungkai pada sisi pinggul yang sedang mengalami masalah penyakit dysplasia akan terlihat lebih sulit untuk digerakkan. Dan jika anak telah mampu berjalan, maka bagian sisi tungkai yang telah mengalami masalah dysplasia pinggul kelihatan lebih pincang ataupun lemah.

Pengobatan Developmental Dysplasia of Hip (Displasia Pinggul)
Pada prinsipnya, jika semakin cepat masalah penyakit dysplasia pinggul ini diketahui...(baca selengkapnya)


BERITA LENGKAP DI HALAMAN BERIKUTNYA

Halaman Berikutnya