Penyakit Aneh Pada Kulit Yang Disepelehkan Ini Membuat Minder Lho...

Pengertian Dermatitis Atopik

Dermatitis atopik yakni suatu jenis penyakit dermatitis (eksim). Hal ini terjadi karena ditemukan peradangan di bagian kulit. Kondisi seperti ini dapat disertai dengan kondisi pada organ kulit yang berwarna merah, kering, bahkan pecah-pecah. Peradangan umumnya dapat berlangsung dengan waktu yang lama, bahkan dapat mencapai bertahun-tahun.

Dermatitis atopik sangat sering timbul di bagian organ kulit yang mempunyai lipatan. Seperti pada bagian dahi yang ada di wajah, bagian pada sekitar organ mata maupun telinga, pada bagian yang ada di samping leher, dan pada bagian yang ada di dalam siku, maupun pada bagian yang ada di belakang lutut, serta pada bagian di area selangkangan.



Terkadang masalah dermatitis atopik dapat disertai dengan adanya penyakit alergi lainnya. Dermatitis atopik sangat sering menyerang usia bayi maupun anak. Walaupun demikian, kondisi seperti ini dapat terjadi terhadap orang yang telah dewasa.

Komplikasi
Dermatitis atopik dapat menimbulkan komplikasi. Komplikasi yang terjadi meliputi:
  • Gatal kronis dapat menyebabkan kulit bersisik. Sebuah kondisi kulit yang disebut dengan neurodermatitis akan terjadi bercak di bagian kulit yang gatal.
  • Infeksi kulit. Garukan yang terjadi pada kulit secara berulang-ulang bisa menjadi penyebab luka terbuka. Ini akan meningkatkan kondisi risiko terjadinya infeksi karena bakteri dan virus, dan juga virus herpes simpleks.
  • Masalah mata. Gejala komplikasi mata yang termasuk dengan rasa gatal di bagian area kelopak mata, terjadi masalah radang pada kelopak mata (yakni blefaritis), serta adanya radang pada konjungtiva (yakni konjungtivitis).
  • Dermatitis iritan. Ini telah mempengaruhi orang-orang dengan kondisi pekerjaannya sangat menuntut organ tangan sehingga sangat sering basah serta terkena sabun berkimia keras, detergen, maupun desinfektan.
  • Masalah tidur. Siklus gatal bisa menjadi penyebab terbangun secara berulang. Hingga akhirnya hal seperti ini dapat menurunkan tingkat kualitas tidur.
  • Masalah perilaku. Studi telah menunjukkan bahwa hubungan yang ada antara masalah dermatitis atopik dengan masalah gangguan attention-deficit disorder ataupun hiperaktif. Khususnya apabila anak juga sedang kehilangan waktu tidur.... (baca selengkapnya)


BERITA LENGKAP DI HALAMAN BERIKUTNYA

Halaman Berikutnya