Bawang Merah, Kandungan Gizi, Serta Manfaatnya Bagi Kesehatan

Bawang Merah merupakan salah satu jenis umbi-umbian yang digunakan dalam bumbu masakan. Tanaman umbi ini diyakini berasal dari Negara Iran dan Negara Pakistan telah dibudidayakan oleh banyak negara yang berada di daerah kawasan tropis dan subtropis. Dinegara eropa, dikenal dengan istilah Shallot yang berasal dari bahasa Inggris. Untuk bahasa ilmiahnya, bawang merah dikenal dengan nama Allium cepa var. aggregatum.
Perlu diketahui bahwa umbi bawang merah sendiri dapat dikonsumsi secara mentah, bahan olahan dalam bumbu masakan, jenis obat tradisional, makanan acar bahkan cara makan bawang merah umum terjadi di negara Indonesia yaitu dengan cara diiris tipis-tipis dan digoreng. Bawang merah sendiri mengandung bahan senyawa sin-propanatial-S-oksida (syn-propanethial-S-oxide) yang jika diiris ataupun dipotong, maka dapat menyebabkan mata mengeluarkan air mata.



Manfaat Bawang Merah bagi Kesehatan

Umbi bawang merah tersebut mengandung berbagai jenis mineral, vitamin, serta senyawa tumbuhan yang begitu bermanfaat terhadap kesehatan tubuh manusia. Di bawah ini terdapat beberapa manfaat dari bawang merah bagi kesehatan tubuh.

1. Menurunkan Kadar Kolesterol

Alicin merupakan senyawa yang dapat ditemukan pada bawang merah ketika Anda mengiris atau memotongnya. Senyawa ini juga dapat menghambat enzim Reduktase merupakan enzim yang dihasilkan dari hati untuk menyebabkan penyakit kolesterol. Dengan menurunkan tingkat kadar kolesterol dapat membantu Anda dalam mencegah aterosklerosis (penyakit jantung koroner), stroke, serangan jantung.

2. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Dua antioksidan yang penting terdapat dalam kandungan bawang merah yaitu quercetin dan allicin. Kedua kandungan ini dianggap mampu menurunkan hipertensi. Penelitian yang pernah dilakukan pada tahun 2013 menerangkan bahwa kandungan zat Alicin dapat menjaga Jantung dengan meningkatkan asupan antioksidan untuk dapat merangsang produksi glutathione yaitu merupakan suatu zat antioksidan utama yang dapat memberikan dampak positif terhadap kesehatan kita.
Bawang merah juga mampu menghambat produksi enzim tertentu yang dapat membantu membuat kolesterol menurun. Bawang merah ini melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan sistem sirkulasi yang hingga akhirnya membantu menjaga kesehatan jantung. Manfaat bawang merah dapat mencegah terjadinya penumpukan plak pada arteri. Dalam bawang merah juga sumber potasium yang dapat bekerja dengan baik untuk kesehatan jantung. Kalium yang ada pada bawang merah mampu memperkuat kapiler darah (pembuluh darah terkecil) serta mampu mengendalikan tekanan darah pada tubuh.

3. Meningkatkan Sirkulisi dan Metabolisme Tubuh

Pada bawang merah terdapat kandungan beberapa mineral yang cukup tinggi seperti tembaga, besi dan kalium. Tembaga dan zat besi dapat meningkatkan sirkulasi pada dalam tubuh dengan cara merangsang produksi terhadap sel darah merah. Dengan adanya lebih banyak sel darah merah di dalam aliran darah, maka sirkulasi darah pada tubuh jadi meningkat dan akan membawa lebih banyak kandungan oksigen ke dalam bagian-bagian penting pada tubuh sehingga mampu meningkatkan vitalitas, energi, penyembuhan, pertumbuhan kembali sel dan metabolisme.

4. Membantu Mengendalikan Diabetes

Dari 2 (dua) jenis senyawa fitokimia yang terdapat dalam kandungan bawang merah yaitu allyl disulfide dan allium yang memiliki karakteristik sifat anti-diabetes. Dengan adanya kedua senyawa tersebut, maka bawang merah dapat membantu dalam mengatur tingkatan kadar gula darah di dalam tubuh. Hal ini dapat membantu bagi mereka penderita diabetes yang memerlukan pengendalian kadar gula darahnya.

5. Meningkatkan Kesehatan Otak

Diantara alasan bahwa bawang merah dapat bekerja dengan baik terhadap kesehatan otak yaitu adanya kandungan folat. Kandungan folat merupakan satu dari delapan jenis vitamin B yang dapat meningkatkan fungsi otak yang  berkontribusi terhadap kesehatan mental dan emosional. Kandungan folat juga dapat melindungi RNA dan DNA pada tubuh.
Kandungan nutrisi ataupun gizi yang penting lainnya di dalam bawang merah yaitu zat besi yang juga sangat penting terhadap fungsi otak. Perlu diketahui juga bahwa bawang merah memiliki senyawa lainnya misalnya pyrithione yang dapat melawan peradangan pada otak dan mampu meningkatkan aktivitas neurologis. Sifat dari anti-inflamasi bawang merah ini juga dapat diyakini mampu membantu mencegah penyakit Alzheimer serta menenangkan saraf dan mengendalikan emosi.

6. Membantu Detoksifikasi

Seperti yang telah diulas diatas bahwa salah satu dari manfaat bawang merah yaitu dapat meningkatkan volume sirkulasi darah, oleh sebab itulah bawang merah dapat dapat memainkan peranan penting untuk dapat membuang racun dari aliran pada darah sehingga mampu membantu detoksifikasi. Bawang merah juga dapat merangsang enzim pencernaan yang dapat menjadi bahan penting terhadap detoksifikasi hati. Bawang merah kaya akan kandungan sulfur organik yaitu senyawa lain yang sangat diperlukan oleh organ hati untuk melakukan detoksifikasi. Bahan organosulfur bawang merah juga mampu membantu mendetoksifikasi karsinogen.


Kandungan Gizi Bawang Merah

Di bawah ini terdapat kandungan gizi pada bawang merah mentah dari setiap 100 gram-nya.

Jenis Nutrisi / Gizi Kandungan AKG%
Kalori (Energi) 72kcal (301 kJ) 3,6%
Karbohidrat 16,8g 13%
Air 79,8g
Protein 2,5g 5%
Gula 7,87g
Serat 3,2g
Lemak 0,1g 0,5%
Vitamin C 8mg 10%
Vitamin D
Vitamin E 0,04mg 0%
Vitamin K 0,8µg 1%
Vitamin B1 (Thiamine) 0,06mg 5%
Vitamin B2 (Riboflavin) 0,02mg 2%
Vitamin B3 (Niacin) 0,2mg 1%
Vitamin B6 0,345mg 27%
Vitamin B9 (Folat) 34µg 9%
Kalsium 37mg 4%
Zat Besi 1,2mg 9%
Magnesium 21mg 6%
Manganese 0,292mg 14%
Fosfor 60mg 9%
Potassium (Kalium) 334mg 7%
Sodium 12mg 1%
Seng (Zinc) 0,4mg 4%

BERITA LENGKAP DI HALAMAN BERIKUTNYA

Halaman Berikutnya